Lompat ke konten utama

Mengikuti Juknis BGN, Kepka No. 401.1 Tahun 2025

Absensi, kas, menu, dan distribusi SPPG di satu aplikasi

Kepala SPPG, akuntan, ahli gizi, dan asisten lapangan bekerja di aplikasi yang sama. Buku kas, laporan dua mingguan, dan lampiran Juknis BGN tersusun dari catatan harian itu, tanpa diketik ulang di Excel.

Setiap pendaftaran sudah termasuk mesin absensi fingerprint.

Siswa menerima makanan bergizi gratis di sekolah

Setiap orang di dapur mencatat bagiannya

Masing-masing masuk dengan akunnya sendiri dan hanya melihat menu yang ia perlukan. Yang dicatat satu orang langsung terpakai oleh yang lain: absensi menjadi gaji, porsi menjadi insentif, belanja masuk buku kas.

Kepala SPPG

Keadaan dapur hari ini dalam satu layar

  • Kehadiran, porsi, distribusi, dan gaji periode berjalan tampil di dashboard.
  • Saat periode dua mingguan ditutup, angka keuangannya terkunci dan hanya bisa dibuka lagi oleh Kepala SPPG.
  • Tanda tangan digital Kepala SPPG ikut tercetak di dokumen yang perlu ditandatangani.
Dashboard Kepala SPPG berisi jumlah karyawan, kehadiran hari ini, total gaji periode, dan indikator program MBG

Akuntan

Kas, gaji, dan insentif tanpa rekap ulang

  • Absensi dari mesin fingerprint diimpor, lalu slip gaji per periode dan honor harian relawan dihitung dari situ.
  • Belanja, gaji, dan insentif yang dibayar masuk ke Buku Kas Umum dengan saldo yang selalu terhitung.
  • Insentif fasilitas dihitung per porsi sesuai Peraturan BGN No. 13 Tahun 2026, berita acara dan kuitansinya tinggal dicetak.
Buku Kas Umum dengan total pemasukan, pengeluaran, saldo, dan daftar belanja harian

Ahli Gizi

Menu yang gizinya sudah terhitung

  • Gramasi bahan diisi per kelompok penerima, lalu kalori, protein, lemak, karbohidrat, dan serat langsung dibandingkan dengan AKG.
  • Bahan diambil dari tabel TKPI, dan resep bisa disimpan untuk dipakai lagi.
  • Uji organoleptik dan sampel makanan dicatat setiap hari.
Perencanaan menu untuk SD 1-3 dan SD 4-6 dengan gramasi bahan dan pemenuhan AKG

Asisten Lapangan

Distribusi tercatat sampai diterima sekolah

  • Jadwal kirim per sekolah dibuka dari HP: jumlah porsi, pengirim, kendaraan, dan jam tiba.
  • Penerima di sekolah memindai kode QR untuk menyatakan porsi sudah diterima dan memberi nilai rasa.
  • Berita acara serah terima dan pengembalian ompreng dicetak dari data yang sama.
Jadwal distribusi di HP dengan status terkirim, jumlah porsi, dan nilai rasa dari sekolah
Formulir penerimaan porsi dan penilaian rasa yang diisi pihak sekolah lewat kode QR

Dokumen untuk BGN dicetak dari data yang sama

Angka di buku kas, porsi harian, dan absensi langsung dipakai untuk mengisi dokumen berikut, lengkap dengan kop SPPG, nomor surat yang berurutan, dan kolom tanda tangan sesuai Juknis.

  • 30aRekapitulasi Perhitungan Porsi
  • 30bLaporan Harian Penggunaan Dana
  • 30cLaporan 2 Mingguan
  • 30dLaporan Bulanan
  • 30e-30iBuku Neraca Besar dan Buku Bantu
  • 30j-30mSPTJ, Tanda Terima, Nominatif, dan Kuitansi
  • 19-22Nota Pesanan dan Checklist Mutu Pangan
Berita acara pembayaran insentif fasilitas dengan rincian porsi per hari dan tanda tangan tiga pihak
Contoh berita acara insentif fasilitas. Jumlahnya dihitung dari porsi harian yang sudah dicatat.

Untuk yayasan yang menaungi beberapa SPPG

Yayasan mendaftar sekali, mengundang pengelola setiap SPPG, lalu melihat rekap porsi, keuangan, dan kepatuhan seluruh SPPG naungannya dari satu dashboard. Tagihan langganannya dibayar terpusat.

Hubungi Kami
  • Undangan untuk pengelola setiap SPPG lewat email
  • Rekap porsi dan kehadiran lintas SPPG
  • Pantauan sertifikat SLHS, halal, dan saldo keuangan
  • Satu tagihan untuk seluruh SPPG naungan

Pertanyaan yang sering diajukan

Belum terjawab? Tulis ke info@sigizi.id.

Apa itu SPPG?

SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) adalah dapur yang dibentuk Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memasak dan mengantar makanan bergizi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada siswa, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Apakah Si Gizi sesuai dengan Juknis BGN?

Ya. Si Gizi mengikuti Keputusan Kepala BGN No. 401.1 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan MBG. Format BKU, buku bantu, nominatif insentif, berita acara, SPTJ, dan kuitansi mengikuti Lampiran 30a-30m, begitu juga pengelompokan anggarannya. Insentif fasilitas sudah dihitung per porsi sesuai Peraturan BGN No. 13 Tahun 2026.

Apa saja yang bisa dicatat di Si Gizi?

Absensi (termasuk impor dari mesin fingerprint), gaji dan honor harian relawan, buku kas umum dan kas kecil, insentif fasilitas serta insentif PIC dan kader, stok bahan, menu dengan hitungan gizi dari TKPI, jadwal distribusi dan serah terima, sampai laporan PDF untuk BGN.

Bisakah dipakai untuk beberapa SPPG sekaligus?

Bisa. Setiap SPPG punya data sendiri yang terpisah dari SPPG lain. Yayasan yang menaungi beberapa SPPG bisa mendaftar sebagai yayasan untuk melihat rekap seluruh dapurnya. Jumlah pengguna dan karyawan di setiap SPPG tidak dibatasi.

Apakah data di Si Gizi aman?

Koneksi memakai HTTPS, kata sandi disimpan sebagai hash bcrypt, dan data setiap SPPG dipisahkan dari SPPG lain. Basis data dicadangkan setiap hari. Setiap orang hanya bisa membuka menu yang sesuai dengan perannya.

Apakah Si Gizi bisa membaca data mesin absensi fingerprint?

Bisa. Si Gizi membaca berkas absensi dari mesin Deli/SMACK (XLS) maupun CSV, dan daftar karyawan bisa diekspor ke format mesin untuk pemasangan awal. Setiap pendaftaran sudah termasuk mesin absensi fingerprint.

Ingin mencoba dengan data dapur Anda?

Kirim email untuk minta demo, menanyakan biaya, atau menceritakan cara kerja dapur Anda.